Labels

Selasa, 11 Maret 2014

PERJALANAN PANJANG



PERJALANAN PANJANG

الحمد لله الذى جعلنا من الناصحين , وافهمنا من علوم العلماء الراسخين . والصلاة والسلام على من نسخ دينُه أديانَ الكفرة والطالحين , وعلى اله واصحابه الذين كانوا بتمسك شريعته صالحين .

Alhamdulilah, segala puji bagi Allah. Semoga kita selalu dijadikan oleh-Nya menjadi orang-orang yang saling mengingatkan. Diberikan kepada kita pemahaman seperti pemahaman para kekasih-Nya, sehingga kita dapat memahami hakikat kehidupan ini. Shalawat dan salam selalu terkirim kepada baginda Rasulullah, Muhammad SAW.

Anak-anakku sayang..
Ketika Allah memerintahkan Malaikat Israfil meniupkan sangkakala, maka dimulailah kehancuran isi alam, punah seketika kehidupan di dunia dan di langit. Sunyi senyap tak tersisa, terkecuali malaikat Maut. Allah SWT kemudian berfirman kepada malaikat maut:

يا ملك الموت, من بقي مِنْ خلْقي؟ فيقول يا رب بقى العَبْدُ الضعيف ملك الموت, فيقول الله تعالى: يا ملك الموت الَمْ تسمعْ قولى (كل نفس ذائقة الموت) إقْبضْ روحَ نفسك. فيجيئُ ملك الموت إلى موضع بين الجنة والنار, وينْزَعُ روحَه
Wahai malaikat Maut, adakah yang tersisa hidup dari makhluk-Ku? Malaikat Maut menjawab: Wahai Tuhanku, yang tersisa hanya diriku, hamba yang dhoif. Allah berfirman: Hai malaikat Maut, apakah engkau tidak mendengar ayat-Ku ‘setiap jiwa akan merasakan kematian’, oleh karenanya cabutlah ruhmu. Malaikat Israfil pun mencabut ruhnya di suatu tempat yang berada di antara surga dan neraka.

Setelah kematian. Allah kumpulkan ruh seluruh makhluk di alam Barzah selama 40 tahun lamanya. Sampai kemudian Allah hidupkan kembali malaikat Israfil dan memerintahkan kepadanya untuk meniup kembali sangkakala. Seketika keluarlah ruh-ruh masuk ke dalam jasad masing-masing. Mereka bangkit dari tidur panjang dalam kondisi teramat hina, telanjang tanpa alas kaki. Tak terpikir dalam benak mereka terkecuali perasaan bingung bercampur cemas akan nasib yang akan menimpa mereka; selamat atau celaka? Ketika itu, kita ada di antara mereka. Dapat dibayangkan bagaimana perasaan kita saat itu? Keadaan itu, Allah ceritakan dalam surat yasin ayat 51-52:

ونُفِخَ فى الصُّورِ فإذاهُمْ مِنَ الأَجْداثِ إلى ربِّهِمْ يَنْسِلون. قالويَاوَيْلَنا مَن بعثَنا مِن مَّرْقَدِنا هذا ماوَعدَ الرّحمانُ وصدقَ المُرسلون.
Dan ditiuplah sangkakala, maka tiba-tiba mereka keluar dengan segera dari kuburnya menuju kepada Tuhan mereka. Mereka berkata: “Aduh celakalah kami! Siapakah yang membangkitkan kami dari tempat tidur kami, dalam kubur? Inilah yang dijanjikan Tuhan Yang Maha Pemurah dan benarlah Rasul-rasul-Nya.

Anak-anakku sayang..
Mari kita persiapkan diri kita menuju perjalanan yang teramat panjang menuju ke alam keabadian yang berujung kepada selamat atau celaka. Di kehidupan dunia ini laksana baru satu langkah kita memulai perjalanan, namun sangat menentukan untuk hari esok. Perasaan cemas dan khawatir akan datang ketika usia akan berakhir. Dimulai dengan pedihnya sakaratul maut, saat nyawa terlepas dari badan. Setelah itu kita akan berada dalam gelapnya alam kubur. Datanglah malailat Munkar dan Nakir untuk bertanya kepada kita. Siksa kubur siap menanti. Hingga akhirnya datanglah hari kebangkitan, hari kiamat, yang didahului dengan ditiupkannya sangkakala. Dikumpulkan kita di Padang Mahsyar untuk menantikan buku catatan amal baik dan buruk selama di dunia. Perjalanan berikutnya, kita harus melewati syirat, jembatan yang teramat kecil dan tajam. Dan sampailah kita di pintu gerbang keadilan, menuju surga berarti selamat atau neraka berarti celaka.

Anak-anakku sayang..
Mudah-mudahan di kehidupan ini, kita dapat mempersiapkan bekal berupa amal baik yang akan kita bawa dalam perjalanan panjang kita menuju akherat. Hingga akhirnya kita selamat menuju surganya Allah.

اعوذ بالله من الشيطان الرجيم
فإذا نُفِرَ فى النَّاقُوْرِ. فَذَالِكَ يومئذً يومٌ عَسِيْرٌ. على الكافرين غيرُ يَسِيْرٍ .
Artinya: Apabila ditiup sangkakala, maka waktu itu adalah waktu datangnya hari yang sulit, tidak mudah bagi orang-orang kafir (QS: al-Muddatstsir: 8-10).


Teruntuk Ananda Moh. As’ad Zahid
Met Ultah ke-1 (11 Maret 2014)
Semoga menjadi anak soleh
Dihiasi sepanjang perjalanan hidupmu dengan ridho Allah SWT
Amiin..

0 komentar:

Posting Komentar

 

Followers

About Me

Foto Saya
Ahmad Lahmudin
Saya bekerja sejak awal sebagai guru..
Saya berdoa akhir hayat sebagai guru..
Istri saya juga seorang guru..
Bila takdir anak-anak saya menjadi guru..
Mudah-mudahan kami semua diberkahi menjadi guru..
Amiin..
Lihat profil lengkapku

Translate