Labels

Kamis, 18 Desember 2014

AJAL

AJAL

الحمد لله وحده . والصلاة والسلام على من لا نبى بعده سيدنا محمد ابن عبد الله وعلى اله وأصحابه ومن سار على نهجه الى يوم القيامة.


Anak-anakku sayang..
Pada kesempatan kali ini mari sama-sama kita renungi firman Allah SWT dalam surat Al A’raf ayat 34;
ولكل أُمةٍ أجلٌ فإذا جاء أجلُهمْ لا يستأخرون ساعةً ولا يستفدمون
Tiap-tiap umat mempunyai batas waktu, maka apabila telah datang waktunya mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak dapat pula memajukannya
Tepat satu minggu, hari Jumat petang, tanggal 12 Desember lalu, bumi pertiwi kembali menangis, musibah tanah longsor di Banjaranegara, Jawa Tengah. 108 jiwa meninggal dunia, 1.145 jiwa harus mengungsi, 35 rumah, satu masjid, delapan hektar sawah, serta ratusan hewan ternak terkubur dalam musibah longsor tersebut.
Empat hari kemudian, Selasa, 16 Desember lalu, kembali tersayat jiwa setiap muslim. Betapa tidak, di Kota Peshawar, Pakistan, 141 jiwa tak berdosa, 132 diantaranya pelajar dan Sembilan staf sekolah, harus meregang nyawa, meninggal dunia akibat diberondong peluru para teroris.
Demikianlah, dua kejadian tersebut menjadi mauidzah, peringatan bagi kita semua, bahwa kematian akan datang menghampiri kita, entah hari ini, esok atau lusa, bisa di sini atau di manapun tempatnya. Walikulli Ummatin Ajal, setiap jiwa mempunyai batas waktu yang telah ditentukan, baik kematiannya, jabatannya, kepemilikannya, kebersamaannya dengan orang-orang yang dicintainya, ataupun yang lainnya.  Faidza Jaa Ajaluhum La Yastakhiruna Sa’atan Wala Yastaqdimun, ketika waktu itu telah datang maka tidak dapat diundur maupun dimajukan meski pun sesaat.

Anak-anakku sayang..
Tatkala Syyidina Umar dibunuh oleh orang munafik, salah seorang sahabat, Ka’ab al Ahbar berkata;  
واللهِ لو دعا اللهَ عمرُأن يُؤخّرَ أجلَه لَأخّره
Demi Allah, seandainya Umar berdoa memohon kepada Allah agar umurnya dipanjangkan niscaya Allah akan panjangkan umurnya.  
Ka’ab kemudian ditanya: Bagaimana dengan firman Allah yang mengatakan bahwa ajal tidak dapat diundur maupun dimajukan, Faidza Jaa Ajaluhum La Yastakhiruna Sa’atan Wala Yastaqdimun?
Ka’ab pun menjawab:
هذا إذا حضر الأجلُ فأما قبل ذلك فيجوز أن يزاد ويُنقَص
Ayat itu terkait dengan ajal yang sudah tiba waktunya. Jika ajal belum saatnya datang maka umur manusia bisa bertambah bisa juga berkurang. Baliau pun mengutip firman Allah SWT:
وما يُعَمَّرُ مِن مُعَمَّرٍ ولا يُنْقَصُ مِنْ عُمُرِهِ إلّا فى كتابٍ
Dan tidak dipanjangkan umur seorang yang berumur panjang dan tidak pula dikurangi umurnya, melainkan sudah ditetapkan dalam Lauh Mahfuzh (QS. Faathir: 11)

Anak-anakku sayang..
Dengan demikian, umur kita, jabatan kita, rizki kita, kepemilikian kita, kebersamaan kita pasti akan berakhir ketika ajal telah datang. Sebelum ajal datang maka terjadi hukum kausalitas, sebab akibat. Sebab doa, sebab silaturrahim sebab akhlak terpuji, sebab hubungan baik dengan tetangga, sebab melakukan kebaikan maka akan berakibat umur kita diperpanjang, rizki kita diperbanyak, selamat dari hal yang buruk yang akan menimpa kita. Rasulullah bersabda;
  
من أحبّ أن يَمُدَّ اللهُ فى عُمُره وأجلِه ويَبْسُطَ له فى رزقه فليتقِ اللهَ ولْيصِلْ رَحِمَهُ
Barang siapa yang ingin Allah panjangkan umurnya, dilimpahkan rezekinya maka bertakwalah kepada-Nya dan sambung tali silaturrahim.
Allah memerintahkan kepada kita untuk memohon kepada-Nya, meminta apa yang kita ingini;
أُدْعونى أَسْتجِبْ لكم إنّ الذين يَسْتكْبِرُونَ عن عِبادتى سَيَدْخلون جهنّمَ داخِرِيْنَ
Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina  (QS. Al Mu’min: 60)
Dalam ayat lain, firman-Nya;
واسْأَلُوا اللهَ مِنْ فَضْلِهِ
Dan mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya (QS. An Nisa: 32)
Mudah-mudahan, saudara-saudara kita seiman, di Banjarnegara, di Pakistan, dan di mana pun berada, yang telah datang ajal mereka, ditempatkan di sisi Allah di tempat yang terbaik. Kita yang masih diberi kesempatan hidup, sebelum ajal menjemput, dapat berbuat baik, berdoa, bersilaturrahim, sehingga Allah panjangkan umur kita, rizki yang berlimpah lagi halal, serta ditempatkan kita masuk ke dalam golongan ahli surga, sebagaimana doanya para ulama salafus sholeh;

اللهم إن كنتَ كتبْتَنى فى أهل السعادة فأثْبِتْنى منهم, وإن كنتَ كتبتنى من أهل الشقاوة فامْحِنِى وأثبتْنى فى أهل الشعادة
Ya Allah, jika Engkau takdirkan diriku termasuk ahli surga maka tetapkanlah diriku termasuk bagian dari mereka. Namun bila Engkau takdirkan diriku termasuk ahli neraka maka hapuslah dan tempatkan diriku pada ahli surga.  

اعوذ بالله من الشيطان الرجيم
وما كان لِنفْسٍ أنْ تَمُوْتَ إلّا بِإذْنِ الله
Sesuatu yang bernyawa tidak akan mati melainkan dengan izin Allah (QS. Ali Imran : 145)

Referensi;
فتح البيان فى مقاصد القران, الجزء الرابع, ابى طيب صديق

الجامع لاحكام القران, الجزء التاسع, ابى عبد الله محمد بن احمد بن ابى بكر القرطبى

0 komentar:

Posting Komentar

 

Followers

About Me

Foto Saya
Ahmad Lahmudin
Saya bekerja sejak awal sebagai guru..
Saya berdoa akhir hayat sebagai guru..
Istri saya juga seorang guru..
Bila takdir anak-anak saya menjadi guru..
Mudah-mudahan kami semua diberkahi menjadi guru..
Amiin..
Lihat profil lengkapku

Translate