Labels

Jumat, 04 Oktober 2013

ZAHID, SANG PECINTA AKHIRAT


ZAHID, SANG PECINTA AKHIRAT

الحمد لله نحمده, ونستعين به,ونستهديه,  ونستغفره, ونعوذ بالله من شرور انفسنا وسيئات اعمالنا, من يهده الله فلا مضل له, ومن يضلل فلن تجد له وليا مرشدا.
والصلاة والسلام على سيدنا محمد, المبعوث رحمة للعالمين, مبشرا ونذيرا, وداعيا الى الله باذنه, وسراجا منيرا. صلى الله عليه وعلى اله واصحابه, ومن سار على نهجه الى يوم الدين, وسلم تسليما كثيرا.


Anak-anakku sayang..
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Dengan pertolongan-Nya lah hari ini kita kembali dapat berjumpa. Shalawat dan salam selalu terkirim kepada baginda Rasulullah SAW.

Anak-anakku sayang..
Nabi Muhammad SAW suatu ketika pernah ditanya tentang dunia dan akhirat. Beliau menjawab bahwa dunia laksana mimpi bagi orang yang tertidur. Sedangkan akhirat menurutnya adalah tempat kembalinya manusia menuju surga atau neraka.
Dunia laksana bongkahan batu es yang terkena sinar matahari, perlahan meleleh dan pada akhirnya musnah. Sedangkan akhirat seperti mutiara yang tak lekang oleh waktu.
Demikianlah perumpamaan dunia dan akhirat. Dunia hanyalah tempat persinggahan. Di akhirat keabadian akan kita temukan. Allah SWT berfirman:
والاخرة خير وابقى
Kehidupan akhirat adalah lebih baik dan lebih kekal (QS. Al-A’la: 17)
Sebaliknya, Allah menganggap rendah dan hina kehidupan dunia ini.
قل متاع الدنيا قليلٌ
Katakanlah: “kehidupan dunia ini hanya sebentar…” (QS. an-Nisa: 77)

Anak-anakku sayang..
Allah ciptakan kehidupan dunia ini laksana perhiasan, molek nan menawan. Itu semata-mata untuk menguji manusia, siapa yang terbaik perbuatannya.
انا جعلنا ما فى الارض زِينةً لَها لِنَبْلُوَهُمْ ايُّهُمْ احْسَنُ عملاً

Sesungguhnya Kami telah menyediakan apa yang ada di bumi sebagai perhiasan baginya, agar Kami menguji mereka siapakah diantara mereka yang terbaik perbuatannya (QS. Al-Kahfi: 7)
Ayat tersebut mengatakan bahwa sebaik-baiknya amal perbuatan di dunia adalah zuhud. Zuhud berarti berpaling meninggalkan sesuatu yang dicintai menuju sesuatu yang lebih baik. Dengan zuhud kita tinggalkan pesona kenikmatan dunia diganti dengan kehidupan yang lebih baik yaitu akhirat.
Syetan dengan berbagai macam cara menipu manusia dengan kenikmatan dunia. Kita tinggalkan kewajiban shalat diganti dengan alasan kesibukan. Kita tinggalkan ikatan tali silaturrahim dengan membangun setinggi-tingginya tembok pembatas di antara kita. Kita abaikan dan biarkan saudara-saudara kita dalam kondisi lapar dengan tempat tinggal yang tak layak huni, sementara kita permegah rumah dan berganti kendaraan mewah. Demi karir dan jabatan kita halalkan berbagai macam cara untuk meraihnya. Kita mencintai dunia seakan kita akan hidup selama-lamanya.

Anak-anakku sayang..
Mari sama-sama kita bersikap zuhud, dengan lebih mencintai akhirat daripada kehidupan dunia. Sebab akhirat lebih baik dan menjadi tempat kembali kita untuk selama-lamanya. Kita tinggalkan kesenangan duniawi untuk lebih mencintai kewajiban-kewajiban kita sebagai hamba Allah SWT. Kita gadaikan kehidupan dunia ini dengan lebih mencintai kehidupan akhirat. Sehingga kita menjadi Zahid, yaitu pribadi yang zuhud, pribadi yang lebih mencintai akhirat dibanding kehidupan dunia. Nabi bersabda bahwa bila kita ingin dicintai Allah maka kita harus mempunyai sikap zuhud di dunia:


اِن اردتَ ان يحبك الله فازهد فى الدنيا                                                                                
Jika engkau ingin dicintai Allah maka zuhudlah di dunia (HR. Ibnu Majah)


اعوذ بالله من الشيطان الرجيم
الذين يَسْتحِبُّونَ الْحياةَ الدنيا على الاخرةِ ويَصُدُّوْنَ عن سبيل الله ويبغونها عِوَجًا اولئك فى ضلالٍ يعيدٍ
Artinya: Orang-orang kafir adalah orang-orang yang lebih menyukai kehidupan dunia dari pada kehidupan akhirat, dan mereka menghalang-halangi manusia dari jalan Allah dan menginginkan agar jalan Allah itu bengkok. Mereka itu berada dalam kesesatan yang jauh (QS. Ibrahim: 3)


MAN Tarumajaya Bekasi, 05-10-2013
Teruntuk Anakku Sayang, Moh. As’ad Zahid
Semoga Menjadi Anak Yang Sholeh


0 komentar:

Posting Komentar

 

Followers

About Me

Foto Saya
Ahmad Lahmudin
Saya bekerja sejak awal sebagai guru..
Saya berdoa akhir hayat sebagai guru..
Istri saya juga seorang guru..
Bila takdir anak-anak saya menjadi guru..
Mudah-mudahan kami semua diberkahi menjadi guru..
Amiin..
Lihat profil lengkapku

Translate