SESAL HARAP
الحمد لله الذى جعلنا من الناصحين , وافهمنا من علوم العلماء الراسخين
. والصلاة والسلام على من نسخ دينُه أديانَ الكفرة والطالحين , وعلى اله واصحابه
الذين كانوا بتمسك شريعتِه صالحين .
Alhamdulilah, segala
puji bagi Allah. Semoga kita selalu dijadikan oleh-Nya menjadi orang-orang yang
saling mengingatkan. Diberikan kepada kita pemahaman seperti pemahaman para
kekasih-Nya, sehingga kita dapat memahami hakikat kehidupan ini. Shalawat dan
salam selalu terkirim kepada baginda Rasulullah, Muhammad SAW.
Anak-anakku sayang..
Mari sama-sama
kita renungi firman Allah SWT dalam surat Ibrahim ayat 44-45 yang bercerita
tentang sesal tiada guna orang-orang yang berbuat zalim, melakukan maksiat
selama hidup di dunia:
واَنْذِرِ النّاسَ
Wahai Muhammad,
berilah peringatan kepada manusia
يومَ يأْتيهِمُ العذابُ
Pada hari awal
dimulainya azab bagi manusia, yaitu hari kematian
فيقولُ الذينَ ظلمُوا
Maka berkatalah
orang-orang yang berbuat zalim selama di dunia
رَبّنا أخِّرْنا إلى أجلٍ قريبٍ
Wahai Tuhan
kami, akhiri azab dan kembalikan kami di dunia, tangguhkan kami meskipun dalam
waktu yang sedikit
نُجِبْ دعْوَتَكَ ونَتَّبِعِ الرُّسُلَ
Jika kami
diberi kesempatan untuk kembali ke dunia niscaya kami akan mematuhi seruan Engkau
dan mengikuti rasul-rasul.
Anak-anakku sayang..
Allah SWT
kemudian menjawab rasa penyesalan dan keinginan mereka kembali ke kehidupan
dunia untuk berbuat baik
أوَلَمْ تكونوا أقْسَمْتم مِن قبلُ مالَكُمْ مِنْ زوَالٍ
Bukankah kamu
telah bersumpah ketika di dunia bahwa kamu akan kekal di dunia seakan tidak
tersentuh oleh kematian?
وسكنْتم فى مساكِنِ الذين ظلموا أنْفُسَهم
Dan kamu telah
berdiam di tempat-tempat orang-orang yang menganiaya diri mereka sendiri dengan
kekufuran dan perbuatan maksiat.
وتبيَّنَ لكم كيف فعلْنا بِهِم
Dan telah nyata
bagi kamu bagaimana Kami telah berbuat kepada mereka, kamu melihat nasib
kaum-kaum yang telah berbuat zalim selama hidup di dunia.
وضربْنا لكمُ الاَمْثَالَ
Dan telah Kami berikan
kepadamu beberapa perumpamaan. Kamu tidak ubahnya seperti mereka, berbuat zalim
dan melakukan maksiat.
Anak-anakku sayang..
Demikianlah,
Allah ceritakan rasa sesal penduduk akhirat yang di masa hidupnya di dunia
berbuat zalim dan maksiat. Keinginan kembali mereka kepada kehidupan dunia
untuk berbuat baik tidak akan pernah mereka dapati. Tinggal kini azab dan
derita yang akan mereka alami.
Mari, kita yang
masih diberi kesempatan hidup di dunia untuk banyak-banyak berbuat kebaikan
sebelum datang sesal yang tiada guna di hari yang tidak bisa kita kembali. Jika
masih ada tangis, derita dari saudara, kerabat, tetangga, kolega, orang-orang
yang pernah bertemu kita. Mereka menderita sebab ucapan maupun tingkah laku
kita, maka segera kita meminta maaf. Nabi bersabda:
من كانتْ عنده مظْلِمةٌ لأخيهِ مِنْ عرَضٍ أوْ مِن شىءٍ اخرَ
فليستَحْلِلْه اليمَ لا يكون دينارٌ ولا درهمٌ
Barang siapa
yang menzalimi, menganiaya saudaranya, baik hartanya maupun yang lainnya, maka
hendaknya ia meminta dihalalkan atau dimaafkan sebelum datang suatu hari di
mana harta kekayaan tiada guna dan tidak dapat menyelesaikannya.
Mudah-mudahan
kita semua diberi taufik oleh Allah SWT untuk selalu berada di jalan kebaikan.
درة الناصحين: 99-101
0 komentar:
Posting Komentar