Labels

Rabu, 26 Juni 2013

TAUBATAN NASHUHA



TAUBATAN NASHUHA

إن الحمد لله نحمده, ونستعين به, ونستهديه, ونستغفره, ونعوذ بالله من شرور أنفسنا وسيئات أعمالنا, من يهده الله فلا مضل له, ومن يضلل فلن تجد له وليا مرشدا
والصلاة والسلام على سيدنا محمد, المبعوث رحمة للعالمين, مبشرا, ونذيرا, وداعيا إلى الله بإذنه, وسراجا منيرا, صلى الله عليه وعلى اله وأصحابه, ومن سار على نهجه, الى يوم الدين, وسلم تسليما كثيرا.

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Dengan pertolongan-Nya lah hari ini kita dapat berjumpa kembali. Shalawat dan salam terkirim kepada baginda Rasulullah SAW.

Anak-anakku sayang...
Hari ini kita berada di ujung bulan Sya’ban. Kurang lebih sembilan hari lagi kita memasuki bulan penuh berkah, bulan Ramadhan, bulan ampunan bagi orang-orang yang ingin bertaubat, kembali kepada Allah dengan meninggalkan setiap larangan-larangan-Nya.
Terkait dengan taubat, ada baiknya mari kita renungi firman Allah SWT dalam surat At-Tahrim ayat 8:

ياايها الذين امنوا تُوبُوا إلى الله توبةً نَصُوْحًا
Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nashuha.

Anak-anakku sayang...
Kita diwajibkan untuk segera bertaubat atas dosa-dosa yang telah kita perbuat. Taubatan nashuha berarti taubat yang tulus untuk menasehati diri kita sendiri sehingga menjadi cermin kebaikan bagi orang lain. Untuk melakukan taubatan nashuha terlebih dahulu kita harus membenci dosa-dosa yang pernah kita lakukan. Betapa diri ini penuh dengan dosa. Sudah tak terkira berapa banyak perintah Allah yang kita tinggalkan, berapa banyak larangan-Nya yang kita lakukan. Sebab prilaku kita, sudah berapa banyak orang yang tersakiti. Sudah berapa kali kita membuat sedih orang tua kita, anak-anak kita, istri kita, saudara kita, tetangga kita, sahabat kita? Dari situ kemudian timbul rasa sesal di hati. Lalu terucap kata istighfar, minta ampun kepada Allah. Langkah terakhir, segera kita tinggalkan keburukan yang pernah kita perbuat dan bertekad untuk tidak mengulanginya lagi.

Anak-anakku sayang...
Nabi Muhammad, orang yang telah dijamin Allah masuk surga, terpelihara dari segala dosa. Namun, setiap hari beliau tidak luput mengucapkan kalimat taubat. Diceritakan dalam satu hadits;

عن الأغر بن يسار المزنى قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول: يا ايها الناس توبوا الى الله فإنى أتوب فى اليوم مائة مرة
Dari Aghor bin Yasar Al Muzanni, dia berkata: Rasulullah SAW bersabda: Hai manusia, bertaubatlah kepada Allah, karena sesungguhnya Aku bertaubat setiap hari sebanyak seratus kali.  


Dalam hadits lain Rasulullah bersabda;

وعن أبى هريرة قال سمعتُ رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول: واللهِ إنى لأستغفرُ الله واتوب اليه فى اليوم أكثر من سبعين مرةً.
Dari Abi Hurairoh RA, ia berkata; Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda: Demi Allah, sesungguhnya Aku beristighfar dan bertaubat kepada Allah setiap hari lebih dari 70 kali.
Lantas bagaimana kita? Manusia yang setiap saat tidak luput dari dosa dan kesalahan. Sudahkah hari-hari kita dihiasi dengan kalimat taubat?

Anak-anakku sayang...
Mari, di ujung bulan Sya’ban, menjelang bulan Ramadhan, kita bersegera menuju taubatan nashuha, dengan menyesali dosa-dosa kita, meminta ampun kepada Allah dan meminta maaf kepada sesama. Kemudian bertekad untuk tidak mengulanginya lagi di kemudian hari. Pada akhirnya kita menjadi pribadi yang bertaubat, yang bisa menjadi cermin kebaikan bagi orang lain, bagi lingkungan sekitar kita. Allah berjanji akan memasukkan ke dalam surga-Nya bagi orang yang bertaubat. Dan kehancuran bagi orang yang tidak ingin bertaubat.

اعوذ بالله من الشيطان الرجيم
أولئك جَزَاؤُهُمْ مَغْفِرَةٌ مِنَ رَّبِّهِمْ وجَنّاتٌ تَجْرِى مِنْ تَحْتِهَا الْأنْهارُ خالِدِيْنَ فيها وَنِعْمَ أَجْرُ العَامِلِيْنَ.
Mereka yang bertaubat balasannya ialah ampunan dari tuhan mereka dan surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah sebaik-baik pahala orang-orang yang beramal.

                                                                    
                                                                Bekasi,
                                                                Teruntuk Anakku Moh. As'ad Zahid
                                                                Semoga sehat selalu ya nak ....... 

0 komentar:

Posting Komentar

 

Followers

About Me

Foto Saya
Ahmad Lahmudin
Saya bekerja sejak awal sebagai guru..
Saya berdoa akhir hayat sebagai guru..
Istri saya juga seorang guru..
Bila takdir anak-anak saya menjadi guru..
Mudah-mudahan kami semua diberkahi menjadi guru..
Amiin..
Lihat profil lengkapku

Translate